If you're new here, may be you'd like to subscribe to my RSS feed. Thank you for visiting !
Suasana di Kudus sangat meriah hari-hari ini. Ada beberapa event yang menyebabkan Kudus begitu meriah, diantaranya adalah tradisi Dandangan untuk menyambut bulan Ramadhan, adanya pameran buku mulai 1 hingga 9 september 2007, dan manggungnya Sheila On 7 di Alun-alun Kudus dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Kudus. Namun, kali ini yang ingin saya sampaikan adalah tentang Dandangan.
Dandangan, nama yang aneh. Begitu kesan saya ketika pertama kali tiba di Kudus dan mengalami langsung Dandangan ini. Dandang, dalam bahasa Jawa berarti tempat (panci) dari aluminium untuk menanak air atau nasi. Mungkin oleh pencetusnya, Dandangan dimaksudkan untuk kegiatan mencari nafkah bagi masyarakat di sekitar Kudus.
Tradisi Dandangan adalah tradisi yang sudah lama ada di Kudus yang diadakan setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Dandangan diadakan dengan cara menggelar dagangan di lapak-lapak kaki lima selama 2 minggu menjelang Ramadhan, bahkan kadang-kadang hingga 1 minggu ramadhan. Mungkin semacam pasar malam, karena pada kenyataannya walaupun dandangan dibuka pagi hari, namun pengunjung paling ramai di malam hari. Apalagi pada malam-malam libur seperti hari jumat malam hingga minggu malam.
Ada banyak yang dijual di Dandangan ini, mulai dari barang pecah belah, makanan dan minuman, hingga furnitur alias mebel dengan kualitas standar. Berapa omzet per tahunnya saya tidak tahu, tapi yang jelas setiap tahun selalu banyak lapak yang berjualan dan semakin banyak pula yang berkunjung, baik membeli ataupun hanya melihat-lihat saja.
Sebelumnya, Dandangan ini diadakan di sekitar Jl. Sunan Kudus hingga ke Alun-alun Kudus. Tempat ini berada di dekat Masjid Sunan Kudus atau lebih dikenal dengan Masjid Menara. Namun, beberapa tahun terakhir ini, Dandangan dialihkan ke halaman GOR Kudus dekat rumah saya. Mungkin untuk mencegah kemacetan di pusat kota, maklum Jl Sunan Kudus adalah jalan utama di Kab Kudus. Tentu saja dengan memindahkan lokasi Dandangan, berarti pula memindahkan kemacetan. Hal ini disebabkan saking banyaknya lapak yang menjual dagangannya, dan banyak pula pengunjung yang membeli atau sekedar window shopping saja.
Bagaimanapun juga keadaan Dandangan saat ini, pelaksanaan Dandangan layak diacungi jempol. Karena dengan adanya Dandangan ini, keimanan dan perekonomian masyarakat Kudus bisa terjaga. Bagaimana tidak, kalau dengan adanya Dandangan ini, orang akan semakin menyadari -atau setidaknya ingat– bahwa Ramadhan sudah di depan mata, sehingga dapat menyiapkan diri menyambutnya (aspek keimanan); serta dengan Dandangan ini masyarakat -khususnya pedagang– dapat memperoleh penghasilan / keuntungan bagi diri dan keluarganya (aspek keluarga).
Ternyata sungguh dalam filosofi Dandangan ini. Saya jadi teringat dengan sirah Nabi Muhammad SAW ketika Beliau dan para Sahabatnya hijrah ke Yatsrib atau Madinah. Ketika tiba di Madinah, tiga hal pertama yang dilakukan oleh Rosulullah adalah: (1) membangun masjid -aspek keimanan, (2) membangun pasar -aspek perekonomian, (3) mempersaudarakan antara kaum Anshar dan kaum Muhajirin -aspek sosial. Ternyata Dandangan memenuhi 2 aspek di atas. Sedangkan aspek sosialnya mungkin diperoleh dari pertemuan antara penghuni di seluruh penjuru Kabupaten Kudus dan daerah di sekitarnya. Wallahu a’lam.















wew rumahmu deket GOR kudus yaa
sebelah mana ???
rumah saya di pankis griya, dekat dengan GOR kudus. salam kenal ya..
mervandi’s last blog post..Blog Theme’s Refreshed
salam kenal jg mas… mas punya warnet sendiri yaa apa kalo ngenet di rumah :), kalo aku di jati mas belakang pura kertas hampir tiap hari kena limbah sampe bosen limbahny huehehehheheeh
saya ga punya warnet kok mas.. ngenetnya di kantor, atau pakai gprs..
Maaf bos , tradisi dandangan salah tuh pengertiannya. Bukan karena dandang (panci) tp krn dandangan dari bunyi dang-dang-dang yang muncul dari bedug besar di masjid menara kudus.
salam,
daniel
warga Kudus
daniel supriyono’s last blog post..Piringan Hitam Titiek Sandora-Muchsin 1
@ Daniel Supriyono:
O.. gitu ya.. baru tahu..! Thanks for pencerahannya..!